Laravel 8 Cheatsheet

Berikut adalah cheatsheet atau kumpulan beberapa perintah dan tag kode-kode penting yang bermanfaat bagi pemula yang ingin mencoba Laravel 8.

List koleksi command dan php codes, syntax, untuk menggunakan Laravel 8 ini akan terus di update.

Info yang disediakan mungkin tidak banyak, dan jika kurang dipahami harap maklum karena sebenarnya cheatsheet Laravel 8 ini untuk penggunaan pribadi yang semoga juga bermanfaat untuk semua orang yang baru belajar Laravel.

Jika ada akan saya sediakan link ke info yang lebih detil.

Kita mulai dari yang paling mudah.

Install Laravel 8 dan Membuat Project Baru

cd www
composer create-project laravel/laravel example-app

Ganti www dengan root directory yang diinginkan, misal: htdocs, public_html, dll.

Ganti example-app dengan nama project, misal: coba-laravel, aplikasi-keren, dsb.

Menjalankan Built-in Webserver

php artisan serve

Akses di browser melalui http://127.0.0.1:8000/

Folder public dan Ketentuan Linking

Folder public dalam Laravel berguna untuk menyimpan file statis yang bisa dikases secara umum / publik.

Cara untuk me-link ke file-file dalam folder public relative terhadap root directory atau URL utama atau /.

Route: Syntax Default Untuk Return View

Syntax standard routing Laravel untuk menampilkan halaman dalam folder view (resources/views) adalah

Route::get('/', function () {
   return view('namapage');
});

Artinya: Ketika web root atau URL utama atau / diakases, tampilkan sebuah view yang namanya namapage.

Dimana file namapage.blade.php berada di folder resources/views.

Contoh untuk menampilkan page about:

Route::get('/about', function () {
   return view('about');
});

Maka akan dipanggil file about.blade.php dari folder resources/views.

Route: Data Array Dalam Route

Menambahkan data array dalam route:

Route::get('/about', function () {
   return view('about', [
      "name" => "Fariez",
      "alamat" => "Jl. Paling Bagus No. 78, Kota Keren",
      "image" => "photo-avatar.jpg"
   ]);
});

Untuk memanggil data tersebut dalam file about.blade.php gunakan syntax ini:

<?php echo $name; ?>
// atau singkatnya
<?= $name; ?>
// atau format blade
{{ $name }}

Blade: Penggunaan Template Layout

Berikut dasar penggunaan template layout di blade. Pertama, buat file layout nya dulu, misal bernama main.blade.php yang tersimpan dalam folder resources/views/layouts/ (misal saja).

File tsb berisi file html layout utama. Untuk memanggil konten yang berada pada file halaman child, gunakan

@yield('namasection')

//contoh
@yield(container')

//contoh dalam code untuk memanggil section yg bernama container
<div class="container mt-5">
    @yield('container')
</div>

Sedangkan dalam child page ditambahkan:

@extends('namafolder.namafile')

@section('namasection')
<h1>Judul Konten</h1>
<p>Isi konten</p>
@endsection

Contoh, di file home.blade.php sebagai child page berisi:

@extends('layouts.main')

@section('container')
<h1>Judul Konten</h1>
<p>Isi konten</p>
@endsection

Blade: Custom Title Sesuai Routing

Untuk menampilkan judul halaman yang berbeda-beda sesuai routing halamannya maka data title dapat langsung ditambahkan di syntax routing nya.

Contoh di routing di web.php

Route::get('/', function () {
    return view('home', [
        "title" => "Home"
    ]);
});

Sedangkan di file layout nya dapat dipanggil seperti ini:

<title>{{ $title }}</title>

Blade: Kondisional Title Class atau Id

Menampilkan kondisional sesuai title, bisa di pasang di class atau id atau di manapun.

Contoh untuk menampilkan class active

//if variable title nya adalah Home maka tampilkan active, jika tidak maka kosong
<a class="nav-link {{ ($title === "Home") ? 'active' : '' }}" href="/">Home</a>

//output nya jika title nya adalah Home
<a class="nav-link active" href="/">Home</a>

Blade: Looping Konten Sederhana

Contoh untuk me-loop konten di postingan blog. Syntax yang dipakai:

    @foreach ($posts as $post)
    <article class="mb-5">
        <h2>
            {{ $post["title"] }}
        </h2>
        <h5>Oleh: {{ $post["author"] }}</h5>
        <p>{{ $post["body"] }}</p>
    </article>
    @endforeach

Format defaultnya adalah

@foreach ($collection as $item)
    //panggil variable dan key nya di sini
@endforeach

//contoh sederhana
@foreach ($users as $user)
    <p>This is user {{ $user->id }}</p>
@endforeach

Model: Cara Create Model

Syntax default untuk buat model secara sederhana atau basic (tanpa migration)

php artisan make:model NamaModel

//Contoh, buat model post
php artisan make:model Post

dengan migration:

php artisan make:model NamaModel --migration

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.